Aku dan Menulis

Beberapa waktu yang lalu, aku hampir tidak pernah menulis lagi.

Continue reading “Aku dan Menulis”

Advertisements

Kamu, Manusia Kuat

Kamu, Manusia Kuat

Sekarang kamu duduk sendiri,  bukan karena tidak ada orang di sekelilingmu, tapi kamu sengaja menyendiri, mengasingkan diri dari ramai orang yang saling bicara, bercanda sambil tertawa bersama-sama. Kamu duduk sendiri, merapatkan  kelopak matamu serapat-rapatnya, sampai kau melupakan efek kerut yang mungkin akan timbul setelahnya. Kau tempelkan dahimu pada kedua lututmu yang saling bertemu, sampai kau mengunci pertemuannyanya dengan pelukan eratmu pada kaki-kakimu yang tentu bertemu juga. Kamu menangis. semua seperti menjadi  bisu ketika tetes demi tetes air mata itu keluar dari sela-sela kelopak mata yang sudah coba kau tutup rapat. Kau pasti menganggap bahwa seluruh dunia akan memojokkanmu ketika itu. saat dimana kamu menganggap tidak ada yang bisa lagi kamu lakukan selain membiarkan air matamu bercucuran dengan leluasa. Disaat itu terjadi kepadamu, bisakah kamu mengingat tulisan ini? Maksudku, kata demi kata yang akan aku rangkai di bawah ini.

Continue reading “Kamu, Manusia Kuat”