Waspadai Begal di Kota Palu (Curhat Singkat Korban Pembegalan)

Berita tentang adanya begal di Kota Palu sepertinya menjadi trend di tahun 2016 ini. Ada-ada saja macam  pembegalan yang terjadi. Ujung-ujungnya, berakhir dengan pengambilan barang-barang milik korban. Korban-korban itu, umumnya dibiarkan tergeletak tak berdaya setelah jatuh dari kendaraan ataupun setelah terkena benda tajam.

Miris memang. Ditengah gencar-gencarnya para aktivis muda membenahi kota Palu untuk menjadi semakin baik. Ada-ada saja anak muda yang masih membiarkan dirinya terjerumus melakukan hal-hal yang tidak baik itu.

Iya sih, pemberitaan tentang berbagai macam tindak kriminal di kota palu memang kerap ditayangkan di televisi. Tetapi jujur saja, saya yang tinggal di Kota Palu sejak lahir, baru kali ini menerima tindak kriminal dari orang-orang tak bertanggung jawab  itu.

Bagaimanapun juga, dengan keberadaan para begal, kita tidak mungkin hanya diam bersembunyi di balik tembok rumah kan? Kita juga masih harus bergerak, melakukan berbagai aktivitas positif di lingkungan kita. Mungkin, hal yang perlu kita tingkatkan adalah kewaspadaan.

Barangkali, teman-teman bisa belajar dari kejadian yang menimpa saya berikut.

Kejadiannya malam hari pukul 20.30 WITA. Ketika itu, saya menggunkan tas samping yang cukup besar yang saya silangkan talinya dan saya simpan di belakang. Mungkin saja, ketika itu mereka (pembegal) tertarik melihat ukuran tas saya yang besar dan kelihatannya berat. Bisa jadi, mereka berpikir di sana ada laptop, padahal yang membuat berat adalah buku bacaan yang sering saya baca di waktu kosong. Saya juga berkendara di jalan yang lampu jalannya mati, karena ada pemadaman. Kondisi yang sangat memungkinkan bagi mereka untuk melancarkan aksinya.

Selanjutnya, apakah mereka melakukan kekerasan lanjutan kepada saya?

Tidak. Saya yang posisinya sedang berkendara, dan ditarik tasnya dari arah sebelah kiri langsung jatuh terkapar di atas aspal. Saya seketika tidak sadarkan diri. Sehingga tidak ada perlawanan apapun. Mereka bisa langsung mengambil tas begitu saja. Untungnya, lokasinya adalah area yang ramai, membuat orang-orang berdatangan mendengar benturan keras helm saya di aspal. Hasilnya, meski tas saya di ambil, kendaraan saya masih tetap aman.

Perlu teman-teman ketahui, meski terjadi benturan dan gesekan di aspal, Alhamdulillah tidak ada luka parah di fisik saya. Memang sih, ada luka dalam di bagian kepala yang membuat saya mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Tapi, tidak ada yang terlalu serius, sehingga saya bisa sembuh dalam waktu kurang lebih 1 bulan, yang sebelumnya diperkirakan dokter akan sembuh dalam waktu 2-3 bulan.

Barangkali, pelajaran yang bisa diambil, adalah kelengkapan berkendara saya ketika itu. Memang sih teman, kita suka bandel menaati aturan berkendara. Padahal, itu semua demi keselamatan kita juga. Saat musibah itu menimpa saya, saya beruntung karena menggunakan helm yang saya kancing dengan baik. Yah, bagaimana jika helm itu terlepas karena kancingannya yang tidak kuat? Naudzubillah. Saya tidak bisa bayangkan apa yang terjadi. Ketika itu, saya juga menggunakan jaket, sepatu, kaus tangan dan penutup mulut. Sehingga, benar-benar tidak ada luka luar yang serius. Alhamdulillah.

Teman,  karena musibah itu tak pernah pamit sebelum terjadi, baik jika kita terus berhati-hati ya. Tidak perlu yang berlebihan, sampai-sampai membatasi diri terhadap banyak hal. Cukup dengan lebih waspada saja. Misalkan, untuk tidak menggunakan tas samping saat berkendara motor. Bisa lebih baik menggunakan tas ransel. Namun, jika memang dalam keadaan tertentu teman-teman harus menggunkan tas samping juga, simpanlah tas kamu di bagasi motor. Beberapa motor sekarang ini menyediakan bagasi dengan space yang cukup besar. Namun jika ternyata motor yang kamu punya tidak menyediakan itu, kalian bisa akali dengan menggunakan jaket yang lebih besar, sehingga tas kamu bisa tersembunyi di dalam jaket. Begitulah yang saya terapkan pasca musibah itu.

Btw, tetaplah waspada ya teman. Saya hanya bisa berdoa, semoga saya, teman-teman, dan kita semua selalu mendapatkan perlindungan dari-Nya. Aamiin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s